Jumat, 30 Januari 2015

Mengintip Sejarah Kesultanan Deli Di Istana Maimun Medan


Istana Maimum Medan merupakan salah satu Warisan sejarah bangsa nan elegan dan menjadi bagian Landmark kota Medan yang hingga kini menjadi kebanggaan Masyarakat Medan.

Istana Maimum terletak di Jalan Brigjen Katamso tepatnya di jantung kota Medan, Sumatera Utara, Istana ini masuk dalam daftar objek Wisata terbaik di Kota Medan.

Saat berwisata ke Kota Medan  tak ada salahnya Anda berkunjung ke Istana Maimum untuk melihat barang – barang sejarah yang merupakan peninggalan Kesultanan Deli yang pada masa itu berkuasa di wilayah Medan.

Pada jaman dulu Kerajaan ini pernah menjadi bagian dari Kesultanan Aceh namun pada tahun  1669,  Kerajaan ini memisahkan diri dan membangun Istana Maimun yang kala itu berhasil di bangun oleh 9 Sultan Deli yang bernama Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa.

Kontruksi bangunan Istana Maimun di bangun pada tanggal 26 Agustus 1888  agar tetap terpelihara Istana Maimun ini terus di rawat dengan cara memugar sebagian bangunan yang sudah terlihat usang dengan tetap memelihara keaslian Bangunan Istana.

Istana Maimun memiliki luas area sekitar 2,772 meter persegi, Istana ini menggabungkan maha karya seni yang indah dengan arsitektur Islam Melayu, India, Spanyol serta arsitektur bergaya Italia.

Tepat seratus meter dari Pintu Masuk Istana Maimun terdapat sebuah bangunan Masjid yang bernama Masjid Al Maksum yang diakui Masayarakat sekitar sebagai Masjid Agung Medan.

Dalam bangunan Istana Maimun terdapat sekitar 30 Kamar yang hampir keseluruhan bangunan istana di dominasi oleh warna Kuning yang di yakini pihak Kerajaan sebagai warna yang berbeda, Warna Kuning di ketahui sebagai identitas Bangsawan  Melayu.

Bangunan Istana Maimun Medan terdiri dari 2 lantai, bangunan Istana menghadap ke arah timur dan dibagi menjadi tiga bagian yakni Bangunan utama, sayap Kanan, serta Sayap Kiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar